handiramy's Blog

Just a stupid weblog

Rindu

on July 19, 2016

Seperti senja yang tak pernah pamit kepada siang ketika malam menjelang. Seperti bunga yang tak pernah pamit pada daun ketika ia harus mekar. Seperti itu saja. Tiba-tiba datang. Tiba-tiba pergi. Tapi, selalu ada. Lalu, diam-diam dalam tiba-tiba yang entah sengaja atau tidak, semua terasa menjadi menyenangkan, sehingga waktu tak pernah terasa ada ketika dalam tiba-tiba pula huruf-huruf berpilin dalam dialogku dan mu.

Ya, setiap rindu pasti ada saatnya akan terbayar. Seringkali tiba-tiba. Lalu, seperti itu, waktu pun turut tak pernah pamit, tiba-tiba menjadi tiada terasa ketika rindu itu terbayar. Tapi rindu tak akan pernah selesai, selama tiba-tiba senja kembali pergi tanpa pamit, selama bunga itu mekar tanpa seizin daun. Rindu. Rindu. Rindu. Bahkan rindu kadang terasa ketika perjalanan baru saja memulai huruf setelah sebuah titik mengakhiri sebuah kalimat.

Tapi tetap saja, setiap rindu itu punya saat untuk terbayar. Rindu datang tanpa pamit pada otak, maka tunggu saja hati bertindak dalam urusan ini. Aku merindu dalam diamku. Aku merindu tanpa pernah pamit pada siapa yang kurindu. Semuanya sudah begitu saja. Tiba-tiba begitu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: